Persoalan Jenaka Minang Kabau I. Pendahuluan 
Salah satu kebiasaan atau tradisi orang Melayu, khususnya orang Minangkabau yang masih tampak lekat begitu kuat adalah; tidak mau berterus terang. Terutama dalam dalam berbicara.  tidak berterus terang merupakan adab dan nilai tersendiri. Menurut etika atau tata nilai, mereka yang bicara terus terang adalah anak-anak yang belum mengerti dengan bahasa kiasan, lambang-lambang atau simbol-simbol. Hanya baru tahu memakaibahasa untuk berkata-kata saja, belum sampai pada taraf seni bahasa, adab bahasa dan sopan santun.Orang yang bicara terus terang dianggap tidak beradat, tidak bertamaddun.   Details...

Daulat Yang Dipertuan Sultan Alam Bagagar Syah, Raja Alam Pagaruyung
Berdasarkan Silsilah Ahli Waris Daulat yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung, Daulat Yang Dipertuan Sultan Tangkal Alam Bagagar Syah yang dikenal juga dengan panggilan Yang Dipertuan Hitam mempunyai empat orang saudara; Puti Reno Sori, Tuan Gadih Tembong, Tuan Bujang Nan Bakundi dan Yang Dipertuan Batuhampar, hasil perkawinan dari Daulat yang Dipertuan Sultan Alam Muningsyah (II) yang juga dikenal dengan kebesarannya Sultan Abdul Fatah Sultan Abdul Jalil (I) dengan Puti Reno Janji Tuan Gadih Pagaruyung XI.  Details...

Download NFSP!

Yang Dipertuan Sultan Alam Muningsyah
Tuanku Raja Muning Alamsyah atau juga yang disebut Yang Dipertuan Sultan Alam Muningsyah adalah raja alam Pagaruyung yang secara luar biasa selamat dari tragedi pembunuhan di Koto Tangah, Tanah Datar pada tahun 1809 dalam masa Perang Paderi berkecamuk di Minangkabau. Tahun terjadinya tragedi ini dipertikaikan.   Details...

Mp3Player

Klik Tombol DOWNLOAD Pada Top Menu Untuk Download Lagu

Palanta

Pesan terakhir: 2 hari yang lalu
  • [GUEST]adel/saigon : koto tibalai
  • [GUEST]adel/saigon : urg baruah ko,awk
  • [GUEST]adel/saigon : slm
  • keysya : Kabar baek... cahaya.... Thank yaa
  • cahayanegara : Apa kabar Saudaraku di Sumbar ???
  • Roni : Iyo, urang pandai sikek nan punyo web ko
  • [GUEST]guest_5218 : Kabanyo urang pandaisikek
  • [GUEST]PiyaL : Iko website sia yg punyo
  • webmaster : Wak doakan,, semoga sukses.. dan selalu dlm lindungan Allah SWt
  • bang_ronie : iyo.. ko sdg di kelas... lamo lai .. mudhan2 akhir 2009 bila salasai
Sound:

Syndicate


Home
Advertisement
Google
Selamat Datang di Website Pandaisikek
Keutamaan Sepuluh Hari ZulHijjah

Ditulis oleh Mailling List Alsofwah, Kamis, 20 November 2008  

ImageSegala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya.   Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullah,dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah." Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?". Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apa pun."
Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Persoalan Jenaka Minang Kabau

Ditulis oleh Wisran Hadi, Rabu, 19 November 2008  

I. Pendahuluan
 
ImageSalah satu kebiasaan atau tradisi orang Melayu, khususnya orang Minangkabau yang masih tampak lekat begitu kuat adalah; tidak mau berterus terang. Terutama dalam dalam berbicara.  tidak berterus terang merupakan adab dan nilai tersendiri. Menurut etika atau tata nilai, mereka yang bicara terus terang adalah anak-anak yang belum mengerti dengan bahasa kiasan, lambang-lambang atau simbol-simbol.
 
Hanya baru tahu memakaibahasa untuk berkata-kata saja, belum sampai pada taraf seni bahasa, adab bahasa dan sopan santun.Orang yang bicara terus terang dianggap tidak beradat, tidak bertamaddun.
Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Yang Dipertuan Gadis

Ditulis oleh Puti Reno Raudha Thaib , Senin, 17 November 2008  

ImageGelar Yang Dipertuan Gadis (Tuwan Gadih) bagi perempuan keturunan Raja Pagaruyung di dalam Tambo Pagaruyung pertama kali dijumpai pada generasi ke XI yang dipakai oleh Puti Reno Maharani yang menjadi Rajo Pusako (Raja Adat) ke 3 di Buo. Dia adalah anak dari Puti Reno Marak Rindang Ranggowani dengan Tuanku Rajo di Buo (Raja Adat ke II). Gelar Tuan Gadih ke II diwariskan kepada Puti Reno Nalo Nali anak dari Tuan Gadih Puti Reno Maharani dengan Rajo Bagewang II (Tuan Titah ke V). Tuan Gadih ke III adalah Puti Reno Jalito anak Tuan Gadih Puti Reno Nalo Nali dengan Tuan Titah VI.Tuan Gadih ke IV adalah Puti Reno Pomaisuri anak dari Tuan Gadih Puti Reno Jalito
Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Istana Silinduang Bulan

Ditulis oleh Puti Reno Raudha Thaib , Kamis, 13 November 2008

Image Rumah Gadang Tuan Gadih Pagaruyung Istano Si Linduang Bulan yang berdiri di Melayu Ujung Kapalo Koto atau di Balai Janggo Pagaruyung kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat adalah rumah pusaka dari Keluarga Besar Ahli Waris Daulat Yang Dipertuan Raja Pagaruyung. Diresmikan pada tanggal 21 dan 23 Desember 1989. Merupakan pengganti Rumah Tuan Gadih Pagaruyung Istano Si Linduang Bulan yang terbakar pada 3 Agustus 1961. Merupakan untaian dari sejarah yang panjang yang tak terputuskan dari masa kerajaan Pagaruyung tempo dulu

Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Motif Ukiran Minang Kabau

Ditulis oleh Zulfikri, Selasa, 11 November 2008

PERAN KATA-KATA DALAM UKIRAN 

ImageFalsafah atau pandangan hidup masyarakat adat Minagkabau adalah “adat basandi syarak syarak basandi kitabullah” (ABS-SBK) “syarak mangato, adat mamakai, alam takambang jadi guru”  Dalam hal ini akal dan budi, keluasan perasaan budi sangat berperan, “manusia tahan kieh, binatang tahan lacuik, kilek baliung alah ka kaki, kilek kaco alah kamuko, tagisia lah labiah bak kanai, tasinggung labiah bak jadi”. Pepatah tersebut menuntut kearifan dan kebijaksanaan manusia dalam berkata bertindak dan bekerja. Sehingga disebut pula dalam adat “nan bagarih babalabeh” sebagai hasil kreatif kebijaksanaan

Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Adat Perkawinan Minang kabau

Ditulis oleh palantaminang.wordpress.com, Kamis, 06 November 2008

1. Fungsi perkawinan

ImageManusia dalam perjalanan hidupnya melalui tingkat dan masa-masa tertentu yang dapat kita sebut dengan daur-hidup. Daur hidup ini dapat dibagi menjadi masa balita (bawah usia lima tahun), masa kanak-kanak, masa remaja, masa pancaroba, masa perkawinan, masa berkeluarga, masa usia senja dan masa tua. Tiap peralihan dari satu masa ke masa berikutnya merupakan saat kritis dalam kehidupan manusia itu sendiri. Salah satu masa peralihan yang sangat penting dalam Adat Minangkabau adalah pada saat menginjak masa perkawinan.

Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Ranji Limbago Adat Minang Kabau

Ditulis oleh Wisran Hadi, Senin, 03 November 2008

RAJO TIGO SELO,

ImageBASA AMPEK BALAI DAN TUAN GADANG BATIPUAH,

GAJAH GADANG PATAH GADIANG,

TAMPUAK TANGKAI ALAM,

SAPIAH BALAHAN,

KUDUANG KARATAN, KAPAK RADAI

DAN TIMBANG PACAHAN PAGARUYUNG SERTA

LANGGAM NAN TUJUAH KOTO PILIANG

LUBUAK NAN TIGO TANJUANG NAN AMPEK

Komentar Anggota Baca Selengkapnya..
 
Lebih lengkap lagi...
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 8 dari 16
Giblink

Member Area

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini128
mod_vvisit_counterKemaren116
mod_vvisit_counterMinggu ini502
mod_vvisit_counterBulan ini1834
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung10043

Online Sekarang

 Super Administrator ( 0 ) Super Adm... 0
 Administrators ( 0 ) Administr... 0
 Anggota ( 1 ) Anggota 1
 Tamu ( 0 ) Tamu 0
  T-Online  1

Last Login

 Em Komera
 Refdiance
 Andini Putri
 Webmaster
 Ronny M NUR Sidi Pamuncak
 Faturrahman
 Handoko
 Darmanto
 Ryan Perdana Putra
© 2008 Pandaisikek Cyber
Pandaisikek! Kecamtan X Koto Kabupaten Tanah Datar Sumbar - Indonesia.