Kamis, Juli 29, 2010
   
Text Size

Cari Artikel

Syafrizal
Sidimaradjo
Nico Yani PE 4 Niniak
Ben Tanjung
nasevi
Hendri
syahbandi
Eko Ami Saputra
Merry Musfar
dragon liongman
Shaterhan
Rang Sikumbang
Daswandi Koto
Yonaldi

Seledri, Penyedap yang Juga Jadi Obat

JAKARTA-Siapa yang tidak kenal seledri, daun jenis bumbu-bumbuan yang biasa ditambahkan pada sup, soto atau bakso. Selain menambah aroma sedap pada masakan, ternyata daun ini juga memiliki khasiat membantu pengobatan tekanan darah tinggi, masuk angin, menghilangkan rasa mual.

Bernama latin Apium graveolens dulce, herba ini tergolong tumbuhan bineal dari warga Apiaceae. Walau di Indonesia sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat setempat, seledri sesungguhnya berasal dari pantai barat Eropa. Oleh orang Eropa, batang seledri yang besar sering dibuat sebagai salad dengan saus mayones atau bechamel alias saus berbahan dasar susu, sebagai isi roti sandwich.

Sejak lama juga tanaman ini dipercaya mampu mengobati rematik dan gangguan saluran kemih. Biasanya jika ingin tetap dinikmati khasiatnya secara optimal, daun seledri sebaiknya diolah menjadi jus dalam kondisi masih segar. Para ahli homeopati percaya bahwa daun seledri jika diekstraksi mampu mengobati penyakit gangguan pencernaan seperti mual-mual.

Ekstrak sederi memiliki kemampuan membersihkan racun dari sistem pencernaan tubuh, terutama pada kasus penyakit gout dimana kristal asam urin mengalami pembekuan. Jika dikombinasikan dengan minyak kacang almon dan bunga matahari maka akan sangat berguna mengobati nyeri pada kaki dan lutut penderita gout.
Tanaman yang sudah dikenal sejak sejarah awal Mesir, Yunani dan Romawi ini mengandung magnesium yang berfungsi menghilangkan stres. Daun seledri mengandung protein, belerang, kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B1, dan C. Berdasarkan hasil penelitian, seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas biang penyebab kanker.

Sementara itu, akar tanaman seledri merupakan bagian yang paling efektif untuk mengobati kencing batu. Bagian ini juga cukup ampuh merawat kondisi liver yang terganggu serta darah tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas biang penyebab kanker.

Masyarakat pedesaan telah lama memanfaatkan seledri sebagai obat untuk menurunkan panas dengan cara mengoleskan tumbukan daun seledri ke kepala anak yang terserang demam. Air perasan seledri yang mempunyai sifat mendinginkan dipercaya dapat mendinginkan kepala.

Untuk penderita hipertensi anfal, satu ons daun seledri bersama tangkainya ditumbuk sampai lembut lalu dituangi dengan beberapa sendok air matang lalu disaring dan diminumkan cukup sehari sekali. Setelah minum ramuan ini disarankan untuk beristirahat total selama dua jam.(mer)

Profil Saya

Peluang Bisnis Online

Login Form