Rumah Tenun Pusako Pandaisikek

Minggu, 05 Pebruari 2012 19:32 Elmirizal Chanan
Cetak PDF

Rumah Tenun Pusako di Pandai Sikek, Padangpanjang, Sumatera Barat, menempati sebuah bangunan bergaya Rumah Gadang Koto Piliang, dengan ukuran yang lebih kecil dibandingan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau. Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek ini adalah sebuah usaha keluarga yang dimulai tahun 1975 oleh Hj. Sanuar binti Ulumuddin dan A. Ramli Dt. Rangkayo Sati (suaminya almarhum).

Ahmad Ramli adalah pelukis dan pengukir yang dipercaya membuat Rumah Minangkabau di dalam kompleks Taman Mini Indonesia Indah.

Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek yang dibuat tahun 1978 ini masih terlihat cantik ketika kami berkunjung ke sana. Sebongkah tembok berlapis keramik hitam dengan tulisan Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek berwarna kuning keemasan dipasang di lintasan menuju rumah. Sepasang rangkiang (lumbung padi) berdiri di depan rumah, beberapa meter dari kolam ikan yang memberi suasana sejuk dan tenang.

Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek dilihat dari depan, dengan tiga pasang atap yang bentuknya menyerupai tanduk kerbau, dan anak tangga menuju ruang utama. Ornamen pada dinding luar berbentuk dedaunan dan bunga yang didominasi warna merah tua, pink, kuning, biru dan biru muda.

Atap di atas tangga Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek dengan puncak mengerucut terbuat dari logam dengan beberapa bagian berbentuk bulat, lonjong dan berlekuk. Garis tebal berwaran hitam, kuning dan merah di bagian kiri kanan Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek, mengingatkan pada warna bendera sebuah negara Eropa.

Sepasang rangkiang dan kolam ikan yang berada di depan Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek, serta halaman yang hijau asri. Bangunan di sekitar Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek yang terlihat biasa, membuat Rumah Tenun Pusako ini menjadi terlihat lebih menonjol.