Visi dan Misi Nagari Pandaisikek

Kamis, 19 Januari 2012 21:00 Drs. Alfiar Dt. Tunaro
Cetak PDF

VISI NAGARI

Terwujudnya masyarakat  Pandai Sikek yang Islami , Berilmu, sehat dan Sejahtera .

Nilai-nilai yang melandasi

  1. Masyarakat Nagari Pandai Sikek sudah terkenal sebagai masyarakat yang sangat religius , hal ini dapat dilihat disetiap jorong , dusun berdiri Masjid dan surau surau / mushala , bahkan surau tersebut didirikan setiap Suku atau kaum . Dan dalam setiap kegiatan hari besar agama islam selalu dirayakan dengan meriah dan kekeluargaan.
  2. Semangat untuk lebih maju dan berdaya saing didunia luar , masyarakat berusaha melengkapi sarana Pendidikan , diNagari Pandai Sikek sudah berdiri sarana Pendidikan dari tingkat TK , SD, SLTP dan SLTA . sehingga masyarakatnya rata-rata tamatan SLTP atau SLTA.
  3. Masyarakat Nagari Pandai Sikek , sangat menjunjung tinggi  Adat Istiadatnya, dengan falsafah ” Adat Basandi Syarak , Syarak Basandi Kitabbulah , Syarak Mangato , Adat Mamakai , Alam Takambang Jadi Guru.

Makna yang terkandung

  1. Terwujudnya :Terkandung didalamnya peran pemerintah dalam mewujudkan Nagari yang Islami , Berilmu, dan Beradat
  2. Masyarakat Nagari Pandai Sikek    : Adalah satu kesatuan masyarakat hukum dengan segala potensinya dalam sistem pemerintahan di wilayah Nagari Pandai Sikek.
  3. Islami  :Menciptakan kondisi dimana Agama Islam sebagai kunci dalam kehidupan masyarakat. Setiap tindakan kehidupan masyarakat harus mengacu pada ketentuan ketentuan yang ada dalam Alquran dan Hadis.
  4. Berilmu :Memperioritaskan masalah pendidikan didalam program pemerintah Nagari untuk mencapai keberhasilan disegala bidang . mulai dari Pendidikan usia dini, TK , SD , SLTP , SLTA dan bahkan ke Perguruan Tinggi. Dan menggiatkan kegiatan dalam menambah ilmu pengetahuan / SDM masyarakat ( Petani , Pengrajin , Buruh , Generasi Muda ) sehingga seluruh kegiatan telah didasari dengan ilmu yang memadai.
  5. Sehat. Kesehatan adalah prasyarat menuju kehidupan yang sejahtera dan modal dasar dalam membangun SDM yang unggul. Sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan, gizi makanan, penanganan penyakit oleh dokter dengan segera perlu dilakukan secara intensif.
  6. Menuju Kehidupan Sejahtera : Masyarakat yang telah dibekali dengan jiwa / iman yang kokoh ( Islami )  , mempunyai ilmu pengetahuan ( Berilmu) , dan melaksanakan ketentuan ketentuan Adat Istiadat  ( Beradat )  , maka diharapkan dikemudian hari  tercipta masyarakat yang SEJAHTERA .


MISI NAGARI

  1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia anak Nagari dengan mendorong, memfasilitasi dan mengembangkan berbagai aktifitas keilmuan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
  2. Mengembangkan suasana kehidupan sosial yang bertumpu pada falsafah “Adat basandi syara’ , syara’ basandi kitabullah, syarak mangato adat mamakai”.
  3. Mengupayakan peningkatan taraf hidup, kesehatan dan ekonomi masyarakat kearah yang lebih baik dan maju dengan memperhatikan konsep Pandai Sikek sebagai Nagari Pertiwi.
  4. Menghidupkan dan membangun suasana kebersamaan, nilai-nilai kegotong royongan dan persatuan dalam pembangunan Nagari.
  5. Menjalin kerjasama dengan berbagi pihak dalam memajukan pembangunan dan aspek-aspek kehidupan masyarakat
  6. Menyelenggarakan Pemerintahan Nagari yang bersih dan terbuka.


Penjelasan :
Terwujudnya masyarakat yang makmur sejahtera, berkeadilan, rukun dan damai adalah cita-cita kita bersama. Hanya saja persoalannya kemudian adalah bagaimana mewujudkannya, apa yang harus dilakukan dan bagaimana perencanaan harus dibuat, untuk mencapai cita-cita itu.
Agama menjadi kata kunci dalam kehidupan, semakin jauh suatu umat dari agama maka semakin dekatlah kehancuran umat tersebut, sebaliknya semakin taat, maka semakin besar pula terhindar dari bencana. Persoalan agama bukanlah urusan main-main. Menunaikan semua perintah agama serta menghindari seluruh yang dilarang, sejatinya tidak bisa ditawar-tawar. Maka berbagai upaya penyadaran dan pembinaan keagamaan dan nilai-nilai adat harus merupakan bagian dari Program Pemerintahan Nagari kedepan. Oleh karena itu peningkatan Sumberdaya Manusia di segala bidang.
Mulai dari bidang pendidikan, Agama,  pertanian, industry kecil menengah, bidang social budaya dll.  harus diutamakan agar  generasi muda  mendapatkan pendidikan yang sebaik-baiknya.  Saat ini lebih dari 150 orang anak Nagari Pandai Sikek sedang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi. mereka adalah aset dan modal pembangunan kedepan. mereka adalah bagian dari energy yang kita butuhkan dalam upaya peningkatan SDM.
Dalam pada itu kita juga harus ingat bahwa Pendidikan dan aktifitas keilmuan bukan hanya milik mereka yang berstatus pelajar atau mahasiswa. Aktifitas keilmuan dalam rangka peningkatan mutu SDM adalah milik kita semua milik seluruh elemen masyarakat dan berlangsung sepanjang hayat.   Sanggar-sanggar belajar, majelis taklim, pelatihan-pelatihan juga harus digiatkan dan didorong untuk berkembang. Maka kedepan yang yang perlu kita pikirkan dan rencanakan adalah membentuk lembaga Donasi Pendidikan  dan lembaga pembinaan prestasi dan Sumber Daya Anak Nagari. Lembaga Donasi akan berfungsi sebagai penunjang dan penyedia dana bagi aktifitas kependidikan anak nagari. Sedangkan lembaga pembinaan prestasi dan sumberdaya akan berperan sebagai perencana dan pengembangan prestasi dan sumber daya anak Nagari. 
Adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dibantah, jika kita “Maliek contoh ka nan sudah maliek tuah ka nan manang”, bahwa hanya orang-orang yang dinamis , memiliki SDM yang baik  bekerja keras dan ulet yang memperoleh kesuksesan dan keberhasilan. Mereka-mereka yang pemalas, dengan SDM rendah suka membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kesejahteraan. Oleh karena itu berbagai langkah strategis dalam menumbuhkan dinamika kehidupan masyarakat yang sehat dan positif harus di ambil dan direncanakan dengan matang.
Pemerintahan nagari Pandai Sikek kedepan, harus mampu mendorong menumbuhkann dan bahkan memfasilitasi segala upaya peningkatan SDM ini. sebagai mana pentingnya ilmu dan kualitas SDM dalam mencapai kemakmuran dan kesejahteraan, sisi lain yang tidak kalah pentingnya  dalam aktifitas kehidupan suatu masyarakat adalah diterapkannya nilai-nilai agama dan adat secara konsisten. Ketaatan dalam menjalan agama akan mendatangkan keberkahan dan kemudahan dalam hidup, terpeliharanya akhlak, terhindar dari musibah  dan bencana serta didapatnya kehidupan akhirat yang baik.
Dalam Al-Quran Allah SWT. Telah menjanjikan. “Jika penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa, maka akan kami datangkan barakah kepada mereka dari langit dan bumi,,,,,”Dengan demikian, adalah kewajiban Pemerintahan Nagari dan seluruh masyarakat untuk mengembangkan dan membina suasana kehidupan sosial yang bertumpu kepada nilai-nilai agama, yang selaras dengan filosofis Adat basandi syarak syarak basandi kitabullah syarak mangato adat mamakai.