Sejarah Pandaisikek
| Indeks Artikel |
|---|
| Sejarah Pandaisikek |
| Halaman 2 |
| Halaman 3 |
| Seluruh halaman |
Menurut legenda, Nagari Pandaisikek sudah lama sekali, bahkan ada yang mengatakan sudah berumur lebih dari seribu tahun. Tapi itu sulit diterima karena tidak ada bukti sejarah yang pasti.Menurut tambo (catatan sejarah Minang Kabau), Daerah yang pertama kali dihuni oleh masyarakat Minang Kabau adalah taratak-taratak (suatu pemukiman yang penduduknya lebih kecil dari dusun) yang terletak di lereng gunung merapi dan gunung singgalang. Taratak merupakan ladang yang dikerjakan oleh para pendatang dari berbagai tempat dan sekaligus merupakan tempat tinggal mereka (tempat bermalam). Jadi belum lagi disebut sebagai kampung. Yang dimaksud ladang disini adalah bertani atau bercocok tanam, yang mana tanamannya berupa tanaman berumur pendek sehingga hasil panen langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga (Misal padi gogo), dan masih menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, kampak, parang dan sebagainya , belum lagi menggunakan peralatan modern dan berteknologi tinggi seperti yang kita jumpai saat in.
Akan tetetapi bukan berarti mereka manusia purba yang menggunakan kampak dari batu dan tinggal diatas pohon-pohon atau gua. Kejadian ini berlangsung terus-menerus, dan ini adalah suatu proses alami yang menyangkut integritas manusia dengan alam sesuai perkembangan populasi manusia.
Dalam Buku Budaya Alam Minang Kabau dijelaskan bahwa masyarakat taratak masih terkait dengan Nagari yang menjadi induknya. Akan tetapi mungkin saja tidak demikian, sebab taratak merupakan cikal bakal terbentuknya sebuah nagari. Begitu juga halnya dengan Nagari Pandaisikek, kalau ditanya mana yang kebih dulu jorong Baruah dengan jorong Tanjuang, sebagian akan mengatakan bahwa jorong Baruah lah yang lebih dahulu, dengan alasan pusat pemerintahan Nagari Pandaisikek dahulunya terletak di Jorong Baruah. Akan tetapi kita tidak pernah menjumpai adanya taratak di Jorong Baruah, justru kita menjumpai taratak di Jorong Tanjuang, ini dibuktikan dengan adanya sebuah pemukiman yang bernama taratak yang terletak di Jorong tersebut. Akan tetapi sebenarnya taratak-taratak tersebut tersebar disepanjang lereng gunung singgalang seperti : di jorong Kototinggi bagian utara, jorong Tanjuang bagian utara dan di Jorong Pagu-pagu utara sampai selatan.

















